Senin, 04 Mei 2015

Diary Ku

Kubuka diary ku lihat ada coretan pena diselembar kertas putih
Kulihat ada seutas kenangan dari sang kasih
Kurindu akan syair cinta yang fasih
Teringat akan segudang luka yang tersisih

Urai mengurai rindu
Derai airmata mencari sayangmu
Lambai melambai kembali
Sungai kesedihan tak terbendung lagi
Dari sepenggal cerita
Kudapati menggenggam cinta
Kutemui sehelai kisah penuh cita
Tentang belajar mendalami realita

Alunan kasih itu menghirup dunia kalbu
Menuntun jiwa ku karena terlalu rindu
Ini bukan rasa yang hendak abadi
Hanya gambaran khayal yang tak berarti

Aku hanya sebatas penggemar
Yang bernostalgia dengan luka
Aku terlalu sabar
Merindu kasih tanpa dicintai

Coretan itu bukan yang pertama
Namun tak ada duanya
Penuh dengan bisikan ke tiga
Hiasan jalan cinta yang terluka

Ku terluka dibawah awan putih
Belajar tegar walau tersentuh awan kalbu
Kubertahan menyimpan kasih
Merendam jeritan dalam kalbu

Indahnya langit biri
Tak seindah kala menunggu
Kini rasa ku mulai tandus
Bersama hati yang berlalu pupus

Dari coretan itu
Kusimpan kisah dikertas putih
Biarku terluka
Asalkan kau bahagia dengan yang terkasih :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar